Beranda / Pemerintahan / Delapan Peserta Magang Nasional Masuk Rutan Gresik, Disiplin dan Integritas Jadi Bekal Menembus Dunia Kerja

Delapan Peserta Magang Nasional Masuk Rutan Gresik, Disiplin dan Integritas Jadi Bekal Menembus Dunia Kerja

GRESIK, Senin (10/8/2026) —LIPUTAN LINTAS CAKRAWALA ID Kesempatan mengenal dunia kerja secara langsung kembali dibuka bagi generasi muda. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menerima delapan peserta Program Magang Nasional Batch I Angkatan II Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Tahun 2026, Senin (10/8/2026).

Kehadiran delapan peserta tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus memperkenalkan secara lebih dekat dinamika tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Di lingkungan Rutan, para peserta tidak hanya akan mengenal sistem kerja pemerintahan, tetapi juga memahami bagaimana pelayanan, pembinaan, keamanan, dan ketertiban dijalankan secara profesional.

Program Magang Nasional tersebut menjadi ruang pembelajaran langsung bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dan membangun kesiapan menghadapi dunia kerja. Pengalaman berada di lingkungan institusi pemerintahan diharapkan mampu memperluas wawasan sekaligus membentuk sikap profesional yang dibutuhkan dalam bekerja.

Bertempat di Aula Rutan Gresik, kegiatan penerimaan diawali dengan pengenalan lingkungan kerja. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai gambaran umum Rutan, tugas dan fungsi Pemasyarakatan, serta peran petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan aspek keamanan dan ketertiban yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas di lingkungan Rutan. Pemahaman tersebut dinilai penting agar peserta mampu melihat secara utuh karakter pekerjaan Pemasyarakatan yang memiliki tanggung jawab besar terhadap pelayanan publik maupun pembinaan.

Pembekalan disampaikan langsung oleh Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, bersama jajaran. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bidang tugas yang ada di Rutan Gresik sekaligus nilai-nilai dasar yang harus diterapkan dalam kehidupan kerja.

Kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, dan etika menjadi penekanan utama. Nilai tersebut menjadi fondasi penting agar pengalaman magang tidak berhenti pada pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk karakter dan pola kerja yang profesional.

Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menyambut baik pelaksanaan Program Magang Nasional tersebut. Ia menilai program ini merupakan kesempatan strategis bagi peserta untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung sekaligus mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Program magang ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan pengalaman secara langsung di lingkungan kerja, khususnya dalam mengenal tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Kami berharap selama mengikuti kegiatan di Rutan Gresik, para peserta dapat memperoleh wawasan baru, meningkatkan keterampilan, serta memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan integritas dalam bekerja,” ujar Eko.

Menurutnya, pengalaman langsung di lingkungan kerja dapat memberikan pembelajaran yang berbeda dibandingkan sekadar memahami teori. Peserta dapat melihat bagaimana koordinasi, komunikasi, kedisiplinan, pelayanan, serta tanggung jawab diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Bagi Rutan Gresik, penerimaan delapan peserta Program Magang Nasional juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan generasi muda mendapatkan pengalaman kerja nyata.

Program tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi positif antara dunia kerja dan institusi pemerintahan. Di satu sisi, peserta memperoleh ruang untuk belajar dan mengembangkan kompetensi. Di sisi lain, keberadaan peserta menjadi bagian dari proses membangun hubungan yang lebih dekat antara generasi muda dengan lingkungan pelayanan publik.

Selama mengikuti program, para peserta diharapkan tidak sekadar menjalankan kegiatan secara formal. Mereka didorong untuk aktif belajar, bertanya, memahami setiap proses kerja, serta menjadikan pengalaman di Rutan Gresik sebagai kesempatan untuk memperkaya wawasan dan keterampilan.

Rutan Gresik berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian magang dengan penuh tanggung jawab dan memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia. Pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan Pemasyarakatan diharapkan menjadi modal berharga ketika peserta memasuki dunia kerja secara lebih luas.

Pada akhirnya, delapan peserta tersebut tidak hanya datang untuk menjalani program magang. Mereka membawa kesempatan untuk belajar tentang realitas dunia kerja—bahwa kompetensi harus berjalan bersama disiplin, keterampilan harus ditopang tanggung jawab, dan profesionalitas tidak dapat dipisahkan dari integritas.

Melalui Program Magang Nasional Batch I Angkatan II Tahun 2026, Rutan Kelas IIB Gresik menegaskan perannya dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda sekaligus membuka ruang pembelajaran langsung mengenai pelayanan dan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan (Dd).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp