Beranda / Uncategorized / Dari Sholawat hingga Berebut Berkah, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Legok Menyatukan Warga dalam Cinta Rasulullah

Dari Sholawat hingga Berebut Berkah, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Legok Menyatukan Warga dalam Cinta Rasulullah

SIDOARJOLIPUTAN LINTAS CAKRAWALA ID Gemuruh lantunan sholawat, tabuhan hadroh, doa yang dipanjatkan penuh kekhusyukan hingga kegembiraan warga dalam tradisi berebut berkah berpadu menjadi satu dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Musholla At-Thohirin RT 15 RW 05 Dusun Legok, Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Senin malam, 24 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar Keluarga Besar Pengurus Musholla At-Thohirin tersebut berlangsung selepas Isya hingga selesai dengan suasana religius yang hangat dan penuh kebersamaan. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, persatuan, gotong royong dan persaudaraan antarwarga.

Sejak awal acara, jamaah dari berbagai kalangan tampak memadati Musholla At-Thohirin untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Ustadz Moch Zaim, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Takmir Musholla At-Thohirin, H. Agus Burhanudin.

Doa bersama tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT sekaligus permohonan agar seluruh jamaah dan masyarakat senantiasa mendapatkan keselamatan, kesehatan, keberkahan serta kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua RT 15 RW 05, Agung Susanto, turut menyampaikan sambutan di hadapan jamaah dan warga. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga, menurutnya, harus terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat. Peringatan Maulid Nabi diharapkan mampu mempererat hubungan sosial sekaligus menghidupkan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan Rasulullah SAW.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh jamaah bersama-sama melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Lantunan pujian dan doa menggema dari dalam Musholla At-Thohirin, menghadirkan suasana penuh kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.

Kekhusyukan semakin terasa saat memasuki rangkaian Mahalul Qiyam. Dengan penuh penghayatan, jamaah berdiri bersama dan melantunkan sholawat sebagai ungkapan mahabbah kepada Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi malam itu juga semakin semarak dengan penampilan Hadroh Al Fatih dari Wonokoyo, Krian, Sidoarjo. Iringan tabuhan hadroh yang berpadu dengan lantunan sholawat berhasil menambah semangat jamaah sekaligus memperkuat nuansa religius sepanjang kegiatan.

Tidak hanya menghadirkan rangkaian ibadah dan kegiatan spiritual, panitia juga menghidupkan suasana kebersamaan melalui tradisi brayakan atau berebut berkah. Berbagai peralatan rumah tangga yang telah disiapkan panitia menjadi bagian dari tradisi tersebut dan disambut dengan penuh antusias oleh warga.

Suasana pun berubah menjadi semakin meriah ketika warga bersama-sama mengikuti kegiatan berebut berkah. Tawa, sorak kegembiraan dan keakraban tampak menyatu, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan di tengah masyarakat Dusun Legok.

Brayakan bukan sekadar kegiatan hiburan. Tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kebahagiaan yang dinikmati secara bersama-sama. Dalam semangat Maulid, warga dipertemukan dalam satu ruang yang sama, menguatkan silaturahmi dan menumbuhkan rasa kekeluargaan.

Antusiasme jamaah semakin lengkap dengan adanya pengundian doorprize berupa sembako. Doorprize tersebut menjadi bagian dari rangkaian kebahagiaan malam Maulid dan memberikan warna tersendiri bagi seluruh jamaah yang hadir.

Perpaduan antara sholawat, doa, Mahalul Qiyam, hadroh, brayakan dan doorprize menjadikan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla At-Thohirin berlangsung penuh makna. Kegiatan tersebut membuktikan bahwa nilai-nilai keagamaan dan tradisi kebersamaan dapat berjalan beriringan dalam mempererat hubungan antarwarga.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk senantiasa meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Cinta kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui lantunan sholawat, tetapi harus tercermin melalui sikap, perilaku dan kepedulian kepada sesama.

Keteladanan Rasulullah SAW tentang kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran dan semangat persaudaraan diharapkan terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang begitu kuat, kegiatan Maulid Nabi di Musholla At-Thohirin diharapkan membawa limpahan keberkahan bagi seluruh masyarakat Dusun Legok dan sekitarnya.

“Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad.”

Semoga kita semua senantiasa mendapatkan limpahan barokah, rahmat dan syafaat Nabi Muhammad SAW.

Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Keluarga Besar Musholla At-Thohirin RT 15 RW 05 Dusun Legok, Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah, warga, panitia dan semua pihak yang telah memberikan dukungan serta bersama-sama menyukseskan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi.

Dari Musholla At-Thohirin, sholawat kembali menggema dan cinta kepada Rasulullah SAW kembali dipererat—bukan hanya melalui doa dan pujian, tetapi juga melalui persatuan, kepedulian, gotong royong serta kebersamaan yang hidup di tengah warga Dusun Legok (Dd).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp