SIDOARJO— LIPUTAN LINTAS CAKRAWALA ID Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya memperketat pengawasan keamanan dengan menggelar operasi penggeledahan mendadak di seluruh blok hunian warga binaan, Jumat (21/8/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Penggeledahan menjadi bagian dari komitmen Rutan Kelas I Surabaya dalam mencegah keberadaan handphone, narkoba, dan praktik pungutan liar (pungli). Ketiga hal tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu stabilitas keamanan sekaligus menghambat pelaksanaan pembinaan warga binaan.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, turun langsung memimpin kegiatan bersama Kepala Kesatuan Pengamanan, Andra Naftali Gustaf. Kehadiran pimpinan secara langsung menegaskan bahwa penguatan keamanan dan pencegahan gangguan ketertiban menjadi prioritas jajaran Rutan Surabaya.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penyisiran secara menyeluruh di setiap blok hunian. Pemeriksaan dilakukan secara detail hingga ke berbagai titik yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan barang terlarang, mulai dari kamar hunian, tumpukan pakaian, sudut ruangan, hingga sela-sela bangunan.
Setiap bagian diperiksa secara cermat untuk memastikan tidak terdapat celah yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat menyembunyikan maupun memasukkan barang-barang yang dilarang berada di dalam lingkungan rutan.
Seluruh warga binaan turut menunjukkan sikap kooperatif selama proses penggeledahan berlangsung. Kondisi tersebut membuat kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif tanpa menimbulkan gangguan terhadap aktivitas pemasyarakatan lainnya.
Bagi Rutan Kelas I Surabaya, penggeledahan mendadak merupakan bagian dari strategi pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Pemeriksaan yang dilakukan secara berkala sekaligus menjadi instrumen pengawasan untuk memastikan kondisi blok hunian tetap terkendali.
Keamanan lingkungan hunian memiliki kaitan erat dengan keberhasilan pembinaan. Lingkungan yang steril dan kondusif memberikan ruang yang lebih baik bagi warga binaan untuk mengikuti berbagai program pembinaan secara optimal sebagai persiapan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Langkah tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen Rutan Kelas I Surabaya dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, disiplin, dan akuntabel. Pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba, penggunaan handphone yang tidak sesuai ketentuan, serta praktik pungli akan terus diperkuat.
Dengan pengawasan yang konsisten dan tindakan pencegahan yang dilakukan secara tegas, Rutan Kelas I Surabaya berupaya memastikan keamanan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan.
Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang semakin aman, tertib, dan kondusif. Dengan demikian, proses pembinaan warga binaan dapat berjalan maksimal hingga mereka siap kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan secara lebih baik serta bertanggung jawab (Dd).






