Beranda / Pemerintahan / Pecel Jadi Panggung Kreativitas, DWP Kanwil Ditjenpas Jatim Kobarkan Semangat Kemerdekaan Sekaligus Jaga Warisan Kuliner Jawa Timur

Pecel Jadi Panggung Kreativitas, DWP Kanwil Ditjenpas Jatim Kobarkan Semangat Kemerdekaan Sekaligus Jaga Warisan Kuliner Jawa Timur

SIDOARJO —LIPUTAN LINTAS CAKRAWALA ID Ada cara unik dan penuh makna yang dilakukan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan sekadar lomba biasa, anggota DWP menghadirkan kreativitas melalui Lomba Menghias Makanan Tradisional Khas Jawa Timur dengan menjadikan pecel sebagai sajian utama, Jumat (14/8/2026).

Mengusung semangat “Cita Rasa Tradisi, Semangat dalam Kreasi”, lomba berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Pecel yang lekat dengan kehidupan masyarakat Jawa Timur dikreasikan dalam beragam bentuk penyajian yang menarik, sehingga makanan tradisional tersebut tampil lebih atraktif tanpa menghilangkan karakter khasnya.

Para peserta ditantang untuk menggabungkan cita rasa tradisional dengan kreativitas dalam penyajian. Estetika tampilan menjadi salah satu perhatian utama, namun kreativitas dalam mengolah, menata, dan menyajikan hidangan juga menjadi bagian penting dari perlombaan.

Beragam kreasi yang dihasilkan memperlihatkan kesungguhan para peserta. Setiap sajian dipersiapkan dengan penuh semangat dan kekompakan, mulai dari pemilihan penataan bahan hingga penyusunan hidangan agar terlihat menarik dan menggugah selera.

Persaingan dalam perlombaan berlangsung secara sehat dan penuh kegembiraan. Di sela-sela kreativitas menyusun hidangan, para anggota DWP juga membangun interaksi yang semakin mempererat silaturahmi. Suasana kekeluargaan terasa kuat, menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil lomba, tetapi juga pada kebersamaan.

Ketua DWP Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Noer Adhe Kusnali, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mempunyai nilai penting dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan sekaligus memperkenalkan dan melestarikan kekayaan kuliner tradisional Jawa Timur.

«“Melalui lomba ini, kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga ikut menjaga dan mengenalkan makanan tradisional khas Jawa Timur. Yang paling penting adalah kebersamaan dan semangat kekeluargaan yang tumbuh melalui kegiatan ini,” ujar Noer Adhe Kusnali.»

Menurutnya, kegiatan sederhana seperti lomba menghias makanan dapat menjadi media untuk memperkuat hubungan antaranggota DWP. Kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menciptakan energi positif dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan keluarga besar Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.

Pemilihan pecel sebagai sajian utama juga memiliki pesan tersendiri. Sebagai salah satu kuliner yang dikenal luas di Jawa Timur, pecel tidak hanya memiliki nilai kuliner, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah. Melalui kreativitas penyajian, makanan tradisional tersebut kembali diperkenalkan dalam kemasan yang lebih menarik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui berbagai cara kreatif. Tradisi tidak harus selalu diperkenalkan melalui kegiatan formal, tetapi dapat dihidupkan melalui aktivitas sederhana yang melibatkan masyarakat dan komunitas dalam suasana menyenangkan.

Semangat kemerdekaan pun hadir melalui nilai-nilai yang tercermin sepanjang perlombaan. Gotong royong, kreativitas, kekompakan, sportivitas, dan rasa bangga terhadap budaya lokal menjadi bagian dari pesan yang dibawa dalam kegiatan tersebut.

Lomba Menghias Makanan Tradisional Khas Jawa Timur menjadi salah satu bentuk partisipasi DWP Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kekayaan budaya bangsa.

Energi positif yang tercipta diharapkan terus tumbuh setelah kegiatan berakhir. Semangat kreativitas dan kebersamaan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan positif bagi keluarga besar Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dalam menjalankan tugas, membangun sinergi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Pada akhirnya, pecel bukan hanya menjadi hidangan dalam sebuah perlombaan. Pecel menjadi simbol bahwa tradisi dapat terus hidup ketika dirawat dengan kreativitas, kebersamaan, dan rasa bangga terhadap budaya sendiri.

Cita Rasa Tradisi, Semangat dalam Kreasi.

MERDEKA!(Dd).

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp