Beranda / Pemerintahan / Keracunan Massal di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo,Diduga Usai Santap Makanan MBG

Keracunan Massal di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo,Diduga Usai Santap Makanan MBG

 

SIDOARJO,LLC.ID – Suasana cemas dan prihatin menyelimuti Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, menyusul terjadinya dugaan peristiwa keracunan massal yang menimpa sejumlah santri dan penghuni pondok pesantren pada waktu berdekatan. Hingga kini, penyebab utama insiden tersebut sedang diselidiki dengan petunjuk kuat mengarah pada konsumsi makanan yang diduga berasal dari lingkungan atau sumber terkait SPPG maupun MPG.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari lokasi kejadian, para korban secara tiba-tiba mengalami gejala serupa berupa mual, muntah, pusing, hingga sakit perut setelah mengonsumsi makanan yang disajikan. Kejadian ini memicu kekhawatiran pihak pengelola pondok pesantren maupun keluarga santri, sehingga segera dilakukan penanganan medis darurat bagi yang membutuhkan, mulai dari perawatan di tempat hingga rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pihak berwenang dan tim kesehatan setempat telah turun ke lokasi untuk menelusuri sumber masalahnya. Dari keterangan saksi dan pemeriksaan awal, dugaan kuat tertuju pada jenis makanan tertentu yang diduga berasal dari lingkungan atau kelompok kerja SPPG maupun MPG, yang dikonsumsi bersama oleh para santri.

 

Namun demikian, identifikasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan apakah kontaminasi terjadi akibat proses pengolahan yang kurang higienis, bahan baku yang tidak layak, maupun faktor lainnya.

 

“kejadian keracunan terjadi Selasa malam, 1 September 2026, dan para santri yang mengalami keracunan dilarikan ke beberapa Rumah sakit yakni RSUD R.T. Notopuro, RSI Siti Hajar, dan RS Delta Surya Sidoarjo.

 

Dalam pantauan awak media akibat banyaknya santri yang mengalami mual-mual,batuk,pusing disertai diare, suasana padat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan area poliklinik; santri berbaring di ranjang dengan pemasangan infus, keluarga berkumpul menunggu informasi, serta ambulans berdatangan

 

“Bupati Sidoarjo Subandi juga terlihat meninjau langsung penanganan medis di lokasi

 

“Kami segera mengevakuasi dan merawat para santri yang mengalami keluhan. Sampai saat ini dugaan sementara mengarah pada makanan yang dikonsumsi dari sumber yang disebutkan, namun tim kesehatan masih mengambil sampel untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mendapatkan kejelasan pasti,” ungkap salah satu pejabat terkait di lokasi kejadian.

Pihak pengelola Pondok Pesantren Manba’ul Hikam turut mengimbau agar seluruh warga tetap tenang dan mengikuti arahan petugas kesehatan. Sementara itu, pihak berwenang berjanji akan menyelesaikan penyelidikan dengan teliti dan transparan, serta mengumumkan hasilnya segera agar masyarakat, terutama orang tua santri, tidak berprasangka buruk dan dapat memperoleh kepastian mengenai penyebab keracunan massal ini.

Kami akan terus memantau perkembangan hasil penyelidikan dan kondisi kesehatan para korban untuk menyajikan laporan selengkapnya kepada publik.

 

(Tim Redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp