Beranda / POLRI / 150 Paket Sarapan Gratis Jadi Jembatan Kedekatan, Polsek Gubeng Turunkan Gerobak JUPE ke Bratang

150 Paket Sarapan Gratis Jadi Jembatan Kedekatan, Polsek Gubeng Turunkan Gerobak JUPE ke Bratang

SURABAYA —LIPUTAN LINTAS CAKRAWALA ID Sebuah gerobak sederhana berubah menjadi ruang perjumpaan antara polisi dan masyarakat. Melalui program Jumat Peduli (JUPE), Polsek Gubeng menghadirkan Gerobak JUPE langsung di pinggir jalan dan membagikan 150 paket nasi bungkus gratis kepada warga, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan SWK Bratang Binangun, tidak jauh dari Mapolsek Gubeng, tersebut menjadi cara jajaran kepolisian untuk menghadirkan pelayanan dengan pendekatan yang lebih dekat dan humanis.

Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro, S.T.K., M.H., menggagas inovasi tersebut dengan menghadirkan gerobak yang berisi 150 paket nasi bungkus. Setiap paket dilengkapi aneka gorengan dan minuman sirup dingin. Rokok eceran juga disediakan untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Gerobak JUPE yang ditempatkan di tengah aktivitas warga tersebut segera menarik perhatian. Masyarakat yang melintas maupun sedang beraktivitas di kawasan Bratang Binangun tampak antusias mendatangi lokasi.

Sejumlah pengemudi ojek online, pedagang hingga warga yang sedang nongkrong ikut menikmati makanan dan minuman yang telah disediakan. Tidak terlihat suasana kaku. Personel Polsek Gubeng justru membaur dan berkomunikasi langsung dengan warga.

Jajaran kepolisian juga turut menyiapkan gerobak, meja dan kursi sebelum kegiatan berlangsung. Setelah itu, personel secara langsung melayani masyarakat yang datang menerima paket makanan.

Bagi warga yang sejak pagi sudah berada di jalan untuk bekerja dan mencari nafkah, bantuan tersebut menjadi sesuatu yang sederhana tetapi berarti. Sarapan gratis dapat membantu mengawali aktivitas mereka sebelum kembali melanjutkan pekerjaan.

Kehadiran Gerobak JUPE juga mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk komunitas Gojek disabilitas yang turut merasakan manfaat kegiatan. Apresiasi tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial dapat menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih kuat antara kepolisian dan masyarakat.

Program ini sekaligus memperlihatkan perubahan cara pelayanan kepolisian di ruang publik. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban, tetapi juga berusaha hadir dalam aktivitas sosial masyarakat.

Gerobak JUPE menjadi sarana sederhana untuk mempertemukan aparat dan warga tanpa sekat. Dari meja pembagian makanan, komunikasi terbangun. Dari sapaan dan percakapan, kedekatan pun tumbuh.

Bagi Polsek Gubeng, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang peduli, humanis dan langsung menyentuh masyarakat.

Melalui inovasi tersebut, semangat berbagi diharapkan tidak berhenti pada pembagian makanan. Lebih jauh, kegiatan JUPE diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Gerobak JUPE akhirnya membawa pesan sederhana namun kuat: kehadiran polisi bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat merasakan kepedulian secara langsung.

Dengan semangat tersebut, Polsek Gubeng terus berupaya menjadi lebih baik melalui berbagai inovasi pelayanan yang dekat dengan kehidupan warga.

Hadir di tengah masyarakat, peduli tanpa sekat, dan berbagi untuk memperkuat kebersamaan (Dd).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp